4 Cara Menjaga Berat Badan Lansia Tetap Stabil

  • Whatsapp
4-Cara-Menjaga-Berat-Badan-Lansia-Tetap-Stabil
Foto dari Canva Pro

Lansia acap mengeluhkan penurunan berat badan yang signifikan seiring perkembangan usia yang semakin senja. Hal ini bisa menyebabkan aktivitas menjadi kurang nyaman bagi sebagian lansia. Penting sekali untuk menerapkan cara menjaga berat badan lansia tetap ideal guna memudahkan aktivitas hariannya. Bagi Anda yang mengalami masalah penurunan berat badan karena faktor usia dan penyakit, sebaiknya pertimbangkan konsumsi susu penambah berat badan yang tepat.

Menaikkan berat badan pada lansia

Selain konsumsi makanan sedikit dengan intensitas lebih sering, sebaiknya Anda juga menerapkan beberapa cara menambah berat badan tanpa risiko obesitas pada orang tua berikut :

1. Lakukan olahraga secara teratur

Orang tua yang sudah berusia lanjut harus tetap diajak melakukan aktivitas gerak yang berdampak positif bagi kesehatan tubuh. Ajak orang tua untuk melakukan olahraga lebih teratur yang berfungsi menjaga sistem kekebalan tubuh sekaligus meningkatkan massa otot.

Bagi orang tua yang memiliki berat badan berlebih, olahraga efektif menurunkan berat badan hingga mencapai tahapan ideal. Pilih jenis olahraga yang aman dilakukan oleh orang usia lanjut seperti yoga, meditasi, jalan-jalan, dan sebagainya. Jangan memaksa untuk melakukan olahraga yang berat sehingga membuat orang tua kelelahan dan berdampak buruk bagi kesehatan.

2. Berikan asupan makanan terbaik

Asupan makanan merupakan cara terbaik untuk meningkatkan berat badan orang tua yang terlalu kurus. Berikan asupan makanan yang kaya kandungan protein dengan aturan sesuai rekomendasi ahli gizi. Protein makanan 1 gram per kilogram berat badan orang tua sangat manjur dalam mengontrol berat badan tetap ideal tanpa risiko obesitas atau terlalu kurus.

3. Tetap batasi konsumsi makanan kaya lemak dan gula

Jangan lupa untuk selalu membatasi konsumsi makanan yang mengandung lemak dan gula berlebihan. Berat badan yang naik bisa membuat orang tua lebih rentan mengalami risiko penyakit masa tua seperti hipertensi, penyakit jantung, stroke, diabetes mellitus, dan lain-lain.

Berikan makanan yang kaya serat agar lansia memiliki sistem pencernaan lancar dan sehat, ya! Jenis makanan yang direkomendasikan untuk orang tua antara lain sayur, tomat, kacang-kacangan, biji-bijian, yoghurt plain, dan susu penambah berat badan rendah lemak.

4. Hindari kafein, alkohol dan rokok

Orang yang sudah berusia lanjut wajib menghindari minuman yang mengandung kafein dan alkohol yang bisa memperburuk kesehatan tubuh mereka. Selain itu, rokok yang mengandung tar dan nikotin bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler pada orang usia lanjut.

Anda bisa mengganti menu kafein pada kopi dan teh dengan air putih yang lebih sehat. Minum air putih 8 gelas per hari bisa memberikan banyak manfaat bagi orang tua seperti memperlancar sistem pencernaan, menguatkan daya ingat, menambah kebugaran tubuh, dan sebagainya.

Selalu cek warna urine lansia agar Anda bisa mengetahui orang tua telah minum cukup air atau tidak. Pastikan urine orang tua berwarna kuning pudar alih-alih kuning pekat yang menjadi tanda konsumsi air minum 8 gelas per hari telah terpenuhi, ya!

Berat badan yang terus menerus kurun waktu terakhir bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang dialami oleh lansia, apalagi usia di atas 65 tahun. Selain menu harian kaya nutrisi dari ahli, berikan konsumsi susu penambah berat badan bila orang tua mengalami penurunan berat badan secara drastis agar aktivitas kehidupan mereka tidak terganggu. Tidak ada salahnya untuk mengajak orang tua untuk rutin memeriksakan kesehatan pada dokter dan ahli gizi terdekat, ya!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *